idul Fitri tanpa perbedaan

Mencari info tentang kapan lebaran 1 Syawal, teringat diskusi dulu dengan teman kuliah fisika, beliau mengatakan mengapa kita tidak bisa bersatu? Kan kita cukup ikut Arab Saudi sebagai patokan, Kalau di sana sudah hilal, ya kita sebagai negara di timurnya berarti harusnya juga sudah hilal duluan, jam kita kan lebih cepat dari arab.

Dari dulu yang logika saya belum nyampe bahkan hingga sekarang, jikalau kita menggunakan greenwich, memang benar kita harusnya lebih dulu dari arab (mekkah) karena kita di sebelah timurnya, karena matahari dari greenwich berjalan ke indonesia kemudian ke arab. 
Tapi kalau titik nolnya dimulai dari Mekkah, maka kita akan ketinggalan hari karena di mulai dari arab ke barat terus baru kemudian sampai ke kita indonesia.

Btw persatuan ini juga saya pernah sy tanyakan ke gusnya, terutama waktu membahas ketika ada mendung dan tidak bisa melihat hilal maka digenapkan menjadi 30 hari, kenapa harus begitu? Dengan teknologi sekarang kan bisa mengetahui dengan tepat posisi hilal.
Beliau menjelaskan kan secara fiqih (menghukumi dengan yg terlihat bukan dengan hakikatnya), kata kuncinya pada kata "mendung" bukan hilalnya, jadi jika Allah menghendaki bahwa suatu daerah tertutup mendung sehingga tidak ada seorangpun yang melihat hilal di daerah tersebut, bukankah itu nikmat yang diberikan Allah kepada daerah tsb untuk dapat merasakan ramadhan lebih lama?



0 Response to "idul Fitri tanpa perbedaan"

Posting Komentar