Farid Zainal Fuadi

mati dalam keadaan santri

Haul bapak dan adik tahun ini seperti biasa ndompleng di acara ziarah yasinta rt3 berharap berkah jamaah, auliya dan pk kyai, tapi dengan cerita yg sedikit berbeda... 
Di hari H nya diisi dengan khatm dan tahlil keluarga, hadir juga acil, bufir dn mbakayu.
Kemudian sehari sebelum berangkat ziarah dengan yasinta, ziarah ke makam bapak adik, selain mendoakn beliau juga bertawasul agar ziarah lancar. 

Ketepatan yang menjadi panitia ziarah wali 5, salah satunya ibu jadi melihat ribetnya, kalau tahun sebelumnya ribet persiapan konsumsi maka tahun ini ribet pembimbing.

Sebelumnya pada nisfu sya'ban dan istighosah pondok, beliau KH. Ali Maghfur sempat sakit hingga beberapa hari istirahat di Rumah Sakit, sehingga, ibu dan kru mencoba menghubungi beberapa orang untuk dimintai bantuan menggantikan beliau, tapi hingga h-2 tidak ada yg bisa, diwadulkan ke beliau, yg membawa kebijakan beliau untuk tetap membimbing.
Dan alhamdulillah ziarah berjalan lancar, ditempat ziarah juga dimudahkan juga tidak hujan. Salah satu yg terbersit difikiran sy adalah memang bapak dn adik pengen yg mimpin itu gusnya. 
Adik lia, sy maupun adik fikri merupakan santri beliau walau mungkin seumur hidup ndk lulus2 dari pelajaran pesantren, seingatku adik lia dulu sampai tsanawi 2, dan saya pelajaran tsnawi juga ndk nyambung, ... Moga titel santri ini tak akan copot... Meninggal dalam keadaan masih nyantri insyalloh syahid... 
moga adik dinilai syahid, beliau meninggal masih santri manbaul falah, juga masih study di untaq.
Moga anak2 q lebih baik dari diri ini, bs mondok, lulus dan mngharumkan nama pk kyainya jg almamaternya, membuat mwlana, Rosululloh tersenyum bahagia.

Al fatihah untuk lia el muslich, juga semua ahli kubur kita semua

Related Posts :

0 Response to "mati dalam keadaan santri"

Posting Komentar